Kamis, 08 Maret 2012

MEMORI PERMOHONAN PENINJAUAN KEMBALI


MEMORI PERMOHONAN PENINJAUAN KEMBALI

TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG RI
NO. … K/PDT.SUS/…, TERTANGGAL ………..
DALAM PERKARA ANTARA:
…………………………..                                                                          PEMOHON PK
MELAWAN:
…………………………..                                                                                 TERMOHON PK I
…………………………..                                                                                  TERMOHON PK II
………………………….                                                                        TURUT TERMOHON PK

Tgl.: …………
No. : …………
Yth. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia
Jl. Medan Merdeka Utara No. 9 – 13
di Jakarta
melalui: Yth. Ketua Pengadilan Niaga pada
Pengadilan Negeri …………
Jl. …………
di …………
-………., bertempat tinggal di Jalan ………., dalam hal ini telah memberi kuasa dan memilih domisili hukum di alamat: PHILIP JUSUF,S.H.,M.H., ………., dan ………., para Advokat, berkantor di ………., berdasarkan Surat Kuasa Khusus No. ………., tertanggal ………., selanjutnya disebut juga: PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI, semula PEMOHON KASASI/TERGUGAT;
PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI dengan ini hendak mengajukan permohonan peninjauan kembali terhadap putusan Mahkamah Agung No. … K/PDT. SUS/ ….., tertanggal ……….  jo. putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. …/PATEN/ …../PN.NIAGA……., tertanggal ………., yang telah berkekuatan hukum tetap, dalam perkaranya melawan:
1. ………., bertempat tinggal di Jalan ………., selanjutnya disebut: TERMOHON PENINJAUAN KEMBALI, semula TERMOHON KASASI/PENGGUGAT I;
2. ………., bertempat tinggal di Jalan ………., selanjutnya disebut: TERMOHON PENINJAUAN KEMBALI, semula TERMOHON KASASI/PENGGUGAT II;
3. PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA c.q. KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI cq. DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL cq. DIREKTUR PATEN, beralamat di Jalan Daan Mogot Km. 24, Tangerang 15119, selanjutnya disebut: TURUT TERMOHON PENINJAUAN KEMBALI, semula TURUT TERMOHON KASASI/TURUT TERGUGAT ;
Permohonan peninjauan kembali a qua diajukan berdasarkan alasan-alasan sebagai berikut:
- Bahwa pada tanggal ………. Jurusita Pengganti Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri ………. telah memberitahukan dengan resmi kepada Kuasa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI tentang isi putusan Mahkamah Agung RI (judex juris) No. … K/Pdt.Sus/ …, tertanggal ……….; (Lihat: Relaas Pemberitahuan Isi Putusan terlampir)
- Bahwa putusan judex juris amarnya berbunyi sebagai berikut:
M E N G A D I L I :
- Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi: ………., tersebut;
- Menghukum Pemohon Kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi sebesar Rp ………. (………. rupiah).
- Bahwa putusan yang dimohonkan kasasi, dalam hal ini putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri ………., No. …/PATEN/…../PN.NIAGA. ……, tertanggal ………., amarnya berbunyi sebagai berikut:
MENGADILI
DALAM EKSEPSI
- Menolak eksepsi dari Tergugat dan Turut Tergugat untuk seluruhnya;
DALAM POKOK PERKARA
1. Menerima dan mengabulkan gugatan para Penggugat untuk seluruhnya;
2. Menyatakan …………;
3. Menyatakan …………;
4. Memerintahkan …………;
6. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara ini sebesar Rp………..
- Bahwa oleh karena permohonan peninjauan kembali atas putusan judex juris diajukan dalam tenggang waktu dan sesuai dengan cara yang diatur dalam undang-undang, secara formal permohonan peninjauan kembali a quo dapatlah diterima;
- Bahwa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI sangat berkeberatan terhadap putusan judex juris yang menolak permohonan kasasi PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI yang semula selaku PEMOHON KASASI, oleh karena judex juris seharusnya membatalkan putusan judex facti, dengan mengadili sendiri yang amarnya menolak seluruh gugatan para TERMOHON PENINJAUAN KEMBALI yang semula selaku para PENGGUGAT atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan tersebut tidak dapat diterima;
Bahwa alasan-alasan keberatan PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI terhadap putusan judex facti adalah seperti yang akan diuraikan di bawah ini;
1. PUTUSAN JUDEX JURIS DIDASARKAN PADA SUATU KEBOHONGAN ATAU TIPU MUSLIHAT PIHAK LAWAN YANG DIKETAHUI SETELAH PERKARANYA DIPUTUS

Bahwa judex facti dalam putusannya pada halaman … telah mengambil pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
……….
……….
Bahwa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI sangat berkeberatan terhadap putusan judex juris yang menyebutkan …..;
Bahwa keberatan PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI didasarkan alasan oleh karena … merupakan suatu kebohongan atau tipu muslihat TERMOHON KASASI, yaitu …..;
Bahwa kebohongan atau tipu muslihat itu baru diketahui oleh PEMOHON KASASI setelah perkara a quo diputus oleh judex juris pada tanggal …, yaitu …..;
Bahwa …..
2. PUTUSAN JUDEX JURIS DIDASARKAN PADA BUKTI P-1 BERUPA ….. DAN BUKTI P-2 BERUPA ……. YANG DINYATAKAN PALSU BERDASARKAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO. ….., TERTANGGAL …..
Bahwa judex facti dalam putusannya pada halaman … telah mengambil pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
……….
……….
Bahwa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI sangat berkeberatan terhadap putusan judex juris yang menyebutkan …..;
Bahwa keberatan PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI didasarkan alasan oleh karena Bukti P-1 berupa ….. dan Bukti P-2 berupa ….. telah dinyatakan palsu berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No. …, tertanggal … dalam perkara pidana …;
Bahwa …..
3. DITEMUKAN SURAT-SURAT BUKTI BERUPA ….. YANG BERSIFAT MENENTUKAN YANG PADA WAKTU PERKARA DIPERIKSA TIDAK DAPAT DITEMUKAN
Bahwa judex facti dalam putusannya pada halaman … telah mengambil pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
……….
……….
Bahwa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI sangat berkeberatan terhadap putusan judex juris yang menyebutkan …..;
Bahwa keberatan PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI didasarkan alasan ditemukan Bukti-bukti berupa ….., yaitu …..;
Bahwa pada waktu perkara diperiksa baik pada tingkat pengadilan negeri, tingkat banding maupun tingkat kasasi, Bukti-bukti tersebut tidak dapat ditemukan, oleh karena …..
Bahwa Bukti-bukti tersebut baru ditemukan pada hari …, tanggal …….;
Bahwa hari dan tanggal ditemukannya Bukti-bukti tersebut telah dinyatakan di bawah sumpah dan disahkan oleh …;
Bahwa …..;
Bahwa …..;

4. JUDEX JURIS TELAH MENGABULKAN SUATU HAL YANG TIDAK DITUNTUT

Bahwa judex facti dalam putusannya pada halaman … telah mengambil pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
……….
……….
Bahwa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI sangat berkeberatan terhadap putusan judex juris yang menyebutkan …..;
Bahwa keberatan PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI didasarkan alasan apa yang disebutkan oleh judex juris tersebut merupakan hal yang tidak pernah dituntut oleh TERMOHON KASASI;
Bahwa yang dituntut oleh TERMOHON KASASI sebagaimana ternyata dari Bukti P-… berupa …. adalah hal-hal sebagai berikut: …..;
Bahwa …..;

5. JUDEX JURIS TELAH MENGABULKAN SUATU HAL YANG LEBIH DARIPADA YANG DITUNTUT
Bahwa judex facti dalam putusannya pada halaman … telah mengambil pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
……….
……….
Bahwa PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI sangat berkeberatan terhadap putusan judex juris yang menyebutkan …..;
Bahwa keberatan PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI didasarkan alasan apa yang disebutkan oleh judex juris tersebut merupakan hal yang lebih dari yang dituntut oleh TERMOHON KASASI;
Bahwa yang dituntut oleh TERMOHON KASASI sebagaimana ternyata dari Bukti P-… berupa …. adalah hal-hal sebagai berikut: …..;
Bahwa …..;
6. TERDAPAT SUATU BAGIAN DARI TUNTUTAN YANG BELUM DIPUTUS TANPA DIPERTIMBANGKAN SEBAB-SEBABNYA
7. ANTARA PIHAK-PIHAK YANG SAMA MENGENAI SUATU SOAL YANG SAMA, ATAS DASAR YANG SAMA OLEH PENGADILAN YANG SAMA TELAH DIBERIKAN PUTUSAN YANG BERTENTANGAN SATU DENGAN YANG LAIN
8. ANTARA PIHAK-PIHAK YANG SAMA MENGENAI SUATU SOAL YANG SAMA, ATAS DASAR YANG SAMA OLEH PENGADILAN YANG SAMA TINGKATNYA TELAH DIBERIKAN PUTUSAN YANG BERTENTANGAN SATU DENGAN YANG LAIN
9. DALAM PUTUSAN JUDEX JURIS TERDAPAT SUATU KEKHILAFAN HAKIM ATAU SUATU KEKELIRUAN YANG NYATA

Berdasarkan alasan-alasan sebagaimana dikemukakan di atas, PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI, semula PEMOHON KASASI/TERGUGAT memohon ke hadapan Ketua Mahkamah Agung RI untuk berkenan kiranya memeriksa dan memutus sendiri perkara a quo dengan amarnya:
- Menerima Permohonan Peninjauan Kembali dari PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI: …………;
- Membatalkan putusan Mahkamah Agung No. … K/PDT. SUS/….., tertanggal ………., jo. putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri ………., No. …/PATEN/ ….. / PN. NIAGA……, tertanggal ……….;
MENGADILI KEMBALI:
Menolak gugatan PENGGUGAT atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan PENGGUGAT tidak dapat diterima;
Atau dalam peradilan yang baik, mohon keadilan yang seadil-adilnya.
Hormat kami,
Untuk dan atas nama PEMOHON PENINJAUAN KEMBALI
semula PEMOHON KASASI/TERGUGAT ……….,

PHILIP JUSUF,S.H.,M.H.
Kuasa/Advokat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar